Selamat datang di Lapangan Kecil!

Situs ini membahas dunia fasilitator, seseorang yang membantu orang-orang berdiskusi dan berinteraksi dalam suasana nyaman dan dinamis untuk saling bertukar pikiran, belajar, saling mengerti, bersepakat dan bekerja bersama.

 

Bila Anda menyukai atau bisa mengambil manfaat dari situs ini, kami merasa senang. Silahkan pergunakan/ sebarluaskan isi situs ini dalam rangka kebajikan. Tidak lupa, mohon cantumkan/sebutkan Lapangan Kecil sebagai referensi. 

 

Umpan maju (feedforward) silahkan diemail ke risangrimbatmaja@gmail.com




Kegiatan

Terimakasih telah mengikuti/ mempromosikan Workshop the Art & Science of Facilitation!

Terimakasih telah mengikuti/ mempromosikan Workshop the Art & Science of Facilitation!

Workshop the Art and Science of Facilitation. 13 Agustus 2014, Yellow Room PWC, the East Mega Kuningan Jakarta. IFN|Jakarta & Lapangan Kecil Terimakasih untuk kawan-kawan yang telah mengikuti workshop the Art and Science of Facilitation. Juga, terimakasih banyak untuk kawan-kawan yang telah mempromosikan acara ini! Special Thanks untuk TLF - the Learning Farm yang membantu IFN|Jakarta mendapatkan ruang pelatihan yang keren! Workshop...selengkapnya






Teknik

Fokus atau Nikmati?

Fokus atau Nikmati?

Apa yang perlu dilakukan fasilitator saat ingin mengembangkan percakapan, fokus atau nikmati?   Fokus artinya memperhatikan secara cermat kata-kata atau kalimat-kalimat  yang diproduksi kelompok, juga bahasa nonverbal, lalu menganalisis cepat dan kemudian melemparkan pertanyaan-pertanyaan untuk mengembangkan lebih lanjut percakapan.   Menikmati maksudnya meresapi cerita pembicara, membayangkannya, berupaya berposisi seperti...selengkapnya






Refleksi & Riset

Metode partisipatif, tapi otoriter?

Ada pendamping masyarakat yang menjalankan metode/ kegiatan partisipatif dengan gaya  otoriter. Sebaliknya, ada orang yang mengeksekusi kegiatan non-partisipatif, semisal mengajar konvensional, tapi secara partisipatif.   Apa betul  ada orang-orang seperti itu? Lantas, mana yang lebih baik?   Yang ideal, tentu saja, metode dan gaya yang partisipatif. Tapi di lapangan, yang ideal tidak selalu muncul.   Kadang...selengkapnya






Versi Mobile