Sebelum membuka halaman-halaman di situs ini, ada baiknya kita berkenalan sebentar.
Fasilitator, apakah itu?Orang yang membantu kelompok/ organisasi dalam proses berinteraksi, berkomunikasi, berdiskusi dan berdialog
Dalam hal apa?
Tujuan ditentukan kelompok/ organisasi sendiri. Semisal: membuat rencana kerja; problem solving; menyamakan persepsi; membangun konsensus tentang aturan bersama, nilai, misi atau visi; meningkatkan keakraban; belajar bersama; ataupun untuk langkah aksi bersama.
Kenapa perlu fasilitator?
- Meningkatkan komitmen dan rasa memiliki anggota
- Membantu kelompok/ organisasi yang kesulitan mencapai kesepakatan secara efektif dan efisien
- Meningkatkan partisipasi mereka yang malu atau pendiam (mereka bisa jadi memiliki ide brilian)
- Menetralkan pihak yang dominan dalam kelompok
- Mengatasi individu dengan kepentingan pribadi yang kuat namun lupa akan tujuan kelompok/ organisasi
- Membuat kerja kelompok lebih menyenangkan
Fasilitator membantu proses (interaksi, komunikasi, diskusi dan dialog) dan bersikap netral terhadap isi (apa yang dibicarakan/ diputuskan). Trainer/ coach/ narasumber memiliki kuasa dalam isi. Bagi fasilitator, isi adalah hak anggota kelompok/ organisasi. Pada akhir proses fasilitasi, fasilitator ingin memastikan bahwa semua anggota mengatakan ”Ya, inilah hasil kerja terbaik kami!”
Misi Lapangan Kecil?
- Bekerja dan belajar sebagai fasilitator bagi kelompok-kelompok masyarakat ataupun organisasi publik maupun swasta
- Mempromosikan peran fasilitator di masyarakat
- Lapangan Kecil berjaringan dengan berbagai organisasi, nasional maupun regional
- Individu dalam Lapangan Kecil berafiliasi dengan IAF – International Association of Facilitators
Terbaru
TEKNIK FASILITASIMenjadi fasilitator yang bisa dipercaya

Apa jadinya kalau partisipan kurang mempercayai fasilitatornya? Kurang percaya di sini bukan karena tidak netral, tapi tidak percaya fasilitator bisa membawa proses ke tujuan yang diinginkan partisipan.
Pengalaman Lapangan Kecil menyimpulkan fasilitator akan berkeringkat lebih banyak. Dia kemudian jadi sangat instruktif karena tidak ada inisiatif kelompok yang dapat ditata. Akibatnya, tujuan sulit dicapai.
Menurut Justice dan Jamieson… »







