Selamat datang di Lapangan Kecil!

Fasilitator adalah orang yang membantu kelompok atau warga berdiskusi, berkomunikasi, berinteraksi dalam suasana nyaman, dinamis, dan produktif untuk bertukar pikiran, belajar, saling mengerti, bersepakat dan bekerja bersama. Proses fasilitasi memungkinkan hubungan dan kerja sama yang bersumber dari ide dan partisipasi bersama, ketimbang instruksi atau koersi.

 

Sejak berkumpul 2008, Lapangan Kecil berkeinginan untuk 1) Bekerja dan belajar sebagai fasilitator bagi kelompok-kelompok masyarakat ataupun organisasi publik maupun swasta, 2) Mempromosikan peran fasilitator di masyarakat untuk kehidupan yang lebih partisipatif dan demokratis.

 

Lapangan Kecil berjaringan dengan berbagai organisasi di antaranya IFN – Indonesia Facilitators’ Network. Individu dalam Lapangan Kecil berafiliasi dengan IAF – International Association of Facilitators.

 

Bila Anda menyukai atau bisa mengambil manfaat dari situs ini, silahkan sampaikan umpan maju (feedforward) ke ngatmankhan@gmail.com

 

 




Kegiatan

Aplikasi Pendekatan Berbasis Kekuatan di Isu Lingkungan

Aplikasi Pendekatan Berbasis Kekuatan di Isu Lingkungan

Pendekatan strength perspective berbeda dengan pendekatan deficit atau problem solving. Menurut Healy dalam bukunnya Social Work Theories in Context (2005), perspektif kekuatan berfokus pada kapasitas dan potensi-potensi yang dimiliki pengguna layanan. Perspektif itu berkonsentrasi pada memampukan individu-individu dan komunitas-komunitas untuk menyampaikan dan bekerja menuju harapan masa depan mereka, ketimbang menyelesaikan masalah masalah...selengkapnya






Teknik

Pertanyaan Mencari Pengecualian (Exception-finding question)

Pertanyaan Mencari Pengecualian (Exception-finding question)

Para kontruktivis percaya bahwa, sebagai fasilitator, pertanyaan yang kita lontarkan akan mengarahkan ke mana jawaban atau bahkan kondisi orang yang kita tanya. Kalau kita bertanya tentang masalah/ problem, semisal kalau kita ke kampung dan bertanya pada warga, apa sih masalah-masalah yang dihadapi warga di sini? Maka yang muncul sebagai tanggapan, selain daftar masalah, adalah kemuraman, ke-putus-asa-an, ketidakberdayaan, ketergantungan dll....selengkapnya






Refleksi & Riset

Guru Fasilitatif

Guru Fasilitatif

Gagasan guru sebagai fasilitator bukanlah ide baru. Sebagai fasilitator, guru tidak diposisikan sebagai sumber pengetahuan tunggal yang serba tahu dan di lain  pihak, murid dianggap sebagai “gelas kosong” yang tidak tahu apa-apa dan juga, tidak bisa mencari tahu. Sebagai fasilitator, guru “mempermudah” murid untuk mencari dan “memproduksi” pengetahuannya sendiri.   Gagasan guru sebagai fasilitator...selengkapnya