Sessi Belajar Fasilitasi di FK Atmajaya
Apakah profesi dokter membutuhkan keterampilan fasilitasi? Pertanyaan itu membuka sessi belajar fasilitasi di kelompok mahasiswa penggiat HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point), Fakultas Kedokteran Unika Atmajaya (14/12/09).
Dari kaca mata Lapangan Kecil keterampilan fasilitasi bisa berguna dalam membangun komunikasi antarpribadi (misalnya, antara dokter dan pasien). Dalam konteks kerja kerja kelompok, keterampilan fasilitasi dapat membantu kerja kelompok HACCP dalam mengembangkan dialog bersama mitrany
a (produsen/ penjual makanan).
Sessi belajar bersama menekankan praktik keterampilan dasar fasilitasi seperti mengenal dan berkenalan, teknik mendengar aktif dan bertanya, memberi dan menerima umpan maju, curah pendapat, dan beberapa teknik penggunaan alat bantu seperti meta
plan cards.
Dibuka oleh dekan FK Unika Atmajaya, sessi ini berlangsung sekitar 5 jam dan diikuti oleh 20 mahasiswa.
