TEKNIK FASILITASI

Menjadi fasilitator yang bisa dipercaya

By admin

Apa jadinya kalau partisipan kurang mempercayai fasilitatornya? Kurang percaya di sini bukan karena tidak netral, tapi tidak percaya fasilitator bisa membawa proses ke tujuan yang diinginkan partisipan.
Pengalaman Lapangan Kecil menyimpulkan fasilitator akan berkeringkat lebih banyak. Dia kemudian jadi sangat instruktif karena tidak ada inisiatif kelompok yang dapat ditata. Akibatnya, tujuan sulit dicapai.
Menurut Justice dan Jamieson… »

Berkomunikasi Tanpa Modal Orator Ulung

By admin

Selama ini orang percaya bahwa keberhasilan komunikasi seorang penyuluh tergantung dari keulungan berorasi atau berceramah. Bila dia menguasai materi, pandai bertutur kata, berani tampil, punya irama yang menghanyutkan, humoris, maka komunikasi akan berhasil. Sebaliknya, bila dia pendiam, pemalu, gugup, kurang menguasai materi, maka umumnya orang menilai komunikasinya alamat gagal.
Apakah betul seperti itu? Jawabannya tidak. Anda… »

Ujian untuk Konsensus

By admin

Kadang kala meraih konsensus sulitnya bukan main. Ya, karena konsensus bukan sekedar kata setuju di bibir anggota organisasi. Konsensus juga berarti komitmen dan mesti ditemukan secara bersama (process of participative discovery).
Lebih lanjut, Larry Dressler dalam Consensus through Conversation (2006) juga menyarankan sejumlah ujian untuk konsensus (test for consensus) sebagai salah satu langkah dari lima langkah… »

Fasilitator atau trainer atau…?

By admin
foto-artikel-1

Belakangan ini istilah fasilitator kerap disebut-sebut dalam berbagai projek pembangunan. Ia menjadi kian populer, bahkan mungkin lebih populer ketimbang sejumlah tenaga lapangan yang muncul sebelumnya, seperti penyuluh, pendamping, community trainer, ataupun community organizer. Istilah bisa berbeda, tapi pada praktiknya, apakah perannya betul-betul berbeda? Bagaimana cara mudah untuk melihat apakah suatu proses adalah fasilitasi atau bukan?

Pengertian
Fasilitasi… »

Too much agreement?

By admin
jempol2

Apa yang salah dengan persetujuan yang berlimpah? Bukankah justru bagus jika semua orang di dalam meeting mendukung?
Hati-hati!
Fasilitator berpengalaman biasanya bisa mencium, mungkin ada sesuatu dibalik cepat dan mulusnya kelompok mencapai persetujuan. Gejala lebih detail adalah sbb. 

Tidak ada satupun yang tidak setuju
Ketika gagasan dikemukakan, semua orang fokus pada kenapa gagasan itu bagus dan tidak ada satupun… »

Meeting Lagi?

By admin
meeting_upload

Meeting lagi? Oh, tidak….! Kapan kerjanya???
Perasaan malas, bosan atau bahkan benci kadang muncul ketika panggilan meeting datang. Ada yang merasa meeting hanya buang-buang waktu saja. Ada pula yang bosan karena pendapatnya tidak pernah didengar apalagi ditindaklanjuti.
Padahal, meeting adalah jantung dari kerja organisasi. Tanpa meeting yang efektif, kemampuan anggota organisasi untuk berkoordinasi, bekerja sama, dan membangun… »

Menghadapi Deadlock

By admin
new-picture

Dalam memfasilitasi pengambilan keputusan yang partisipatif, deadlock bukanlah hal aneh. Kadang fasilitator bisa melewatinya dengan lancar untuk kemudian mencapai konsensus. Namun, di saat lain, seperti yang pernah dialami semua fasilitator, deadlock serasa tembok keras yang sulit ditembus. Partisipan bersitegang saling tidak mau mengalah dan kita sebagai fasilitator dibuat kelelahan.
Sebagai fasilitator, apa yang kita bisa perbuat… »

Memberi dan menerima feedback

By admin
feedback_upload

Memberi dan menerima feedback (sebagian fasilitator lebih suka istilah feedforward atau umpan untuk maju) adalah kemampuan dasar yang mesti dimiliki anggota kelompok. Dengan kemampuan itu, proses bekerja dalam kelompok/ organisasi bisa dilakukan secara partisipatif atau demokratis.
Banyak feedback belum tentu berarti dinamika yang positif. Karena, cara yang salah dalam memberi atau menerima feedback justru akan… »

Membangun Trust di Kelompok Melalui Jendela Johari

By admin
johari-window

Jendela Johari (Johari Window) adalah konsep komunikasi yang diperkenalkan oleh Joseph Luth dan Harry Ingram (karenanya disebut Johari). Jendela Johari pada dasarnya menggambarkan tingkat saling pengertian antarorang yang berinteraksi. Menurutnya ada 4 kategori, yakni 1) area terbuka (open area) di mana orang lain lain mengetahui apa yang saya juga ketahui tentang diri saya, 2)… »

Dari Kelompok Menuju Tim

By admin
kelompok-menuju-tim

Kelompok (group) dan tim (team) adalah dua hal yang berbeda. Keduanya memang sama-sama kumpulan orang, namun karakteristiknya berbeda. Kelompok (group) adalah kumpulan orang dengan persamaan-persamaan tertentu, misalnya lokasi (asal kampung, tempat tinggal, tempat bermain dll), pekerjaan/ profesi (kelompok dokter yang di RS tertentu, pekerja perempuan di sebuah pabrik dll), dan lain-lain. Sementara, tim (team) memiliki… »